PUISI

Puisi| Tak Terbeli

23 Feb 2017 | 12:17 Diperbarui : 17 Feb 2017 | 07:29 Dibaca : Komentar : Rating :
Berdikarionline.com

Sepuluh wajah lusuh
rombongan perempuan buruh
senja bubaran kerja
menatap bening kaca
etalase toko di pojok kota
Di baliknya indah pakaian
melekat sempurna tubuh manekin

Aku ingin itu celana
jahitannya sempurna

kalau aku yang baju
tepat jatuhnya pada bahu

ramai saling sambut
riuh sahut-menyahut

Tunggu!
bukankah itu buatan kita?”

Ya benar, itu buatan kita!
Berapa harganya?”

“Sebulan upah
kita bersepuluh

Mendadak hening
merunduk kening
perlahan geming

Sepuluh wajah lusuh
rombongan perempuan buruh
melangkah pulang hati runtuh
esok bekerja kembali
hasilkan yang tak terbeli

Baca donk, Oom Tante: PERS IMPARSIAL ITU UTOPI

***
Tilaria Padika
Timor, 28/12/2016
Arsip: PUISI Padika | CERPEN Padika | CATATAN Padika

Tilaria Padika

/tilariapadika

TERVERIFIKASI

tilariapadika.wordpress.com | Berdiam di Kupang, Timor. Hanya versi lain Alberto Knox, tercipta dari tangan diri lain Jostein Gaarder, pada lain masa. Abaikan saja Albert Knag.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.