HIGHLIGHT HEADLINE PUISI

Puisi| Hebat Zaman Kita

18 Mar 2017 | 16:13 Diperbarui : 22 Mar 2017 | 07:41 Dibaca : Komentar : Nilai :
sumber ilustrasi: viralisasi.net

Inilah hebat zaman kita
Ketukkan saja jemari dan rindu bertukar
Merpati dan tukang pos dibunuh menara-menara
Beranjak tandang adalah keisengan
Kegemaran orang-orang kurang kerjaan

Hari raya tiba
ucapan selamat diterbangkan
impersonal tuan-puan
publik tak bernama

Damai Natal untuk semua
Bahagia tahun baru pada segala
Maaf Idul Fitri bagi seluruh

Riuh, sungguh riuh
Ramai, teramat ramai
pribadi-pribadi sembunyi dalam sunyi
terpojok di gurun keriuhan
meringkuk di samudra keramaian

Hanya aku dan gawai
gawai dan orang-orang
bercakap gawai dengan gawai
akun kepada akun-akun
aku dan aku-aku melenyap

Orang-orang adalah siapa
segala yang kebetulan tersenggol
paman, kakak, tante, adik
hanya atribut masa lampau
luruh lebur menjadi siapapun
friends and followers

Inilah hebat zaman kita
ketika connected adalah alienated
dua nama untuk satu kenyataan

***
Tilaria Padika
Timor, 30/12/2016

Baca donk, Om-Tante: Lelaki di Gersang Solor

Arsip: PUISI Padika | CERPEN Padika | CATATAN Padika

Tilaria Padika

/tilariapadika

TERVERIFIKASI

tilariapadika.wordpress.com | Berdiam di Kupang, Timor. Hanya versi lain Alberto Knox, tercipta dari tangan diri lain Jostein Gaarder, pada lain masa. Abaikan saja Albert Knag.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.