PUISI

Segumpal Rindu Kota Ngawi

19 Jun 2017 | 13:54 Diperbarui : 19 Jun 2017 | 13:54 Dibaca : Komentar : Nilai :
 
 

setetes air mata mengalir

tersimpan wajah dalam kenangan
rindu merangkul erat di jantung kalbu
tak mampu kubertahan dari gejolaknya
 
duh, kota Ngawi
pesonamu membayangi setiap waktu
tak nyenyak tidur dalam pembaringanku
resah gelisah mengurung membakar jiwa
 
di kursi pasi depan teras mertua
antara segelas kopi dan segelintir rokok
setengah tujuh malam berirama suara jangkrik
desah panjangku terasuki kerinduan kian mendalam
 
ah, benar kata si mbok
sejauh mana kaki di kota lain
tak akan hilang tempat kita dilahirkan
walau hanya sejenak datanglah menabur doa
 
Surabaya, 19 Juni 2017 l 13.53 wib

Rudy Yuswantoro

/rudyuswantoro

Berusaha untuk yang terbaik di mata keluarga dan orang lain.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.