HIGHLIGHT PUISI

Mata Pena

23 Sep 2016 | 23:33 Dibaca : Komentar : Rating :

 Dalam gelap malam

Berselimutkan kesunyian

Semilir desahan angin pun

Menyetubuhi dendam di jiwa

 

Dengan benci

Ia mencengkram pena

Menorehkan tulisan rasa, dan

Kepedihan diri yang terkanvas

 

Kata-kata tiada indah 

Tanpa pujian penuh hujatan

Bahkan makian serta hinaan

Menusuk dan menyayat, batin

 

Aku diam menatap kosong

Jari-jari terasa kaku berat menari

Tapi benak berpikir guratan entah

Siapa dan siapa yang akan terpuisikan   

 

Surabaya, 23/09/2016

Rudy Yuswantoro

/rudyuswantoro

Berusaha untuk yang terbaik di mata keluarga dan orang lain.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.