PUISI

K

21 Apr 2017 | 09:37 Diperbarui : 21 Apr 2017 | 09:45 Dibaca : Komentar : Nilai :

Kami adalah pejuang pada jasad kami tuan terbilang

kemana pun tuan pergi selalu kembali ke susuan

karena tuan tumbuh di atas paru dan buah tangan

adalah rasa yang tumbuh dari asam garam kehidupan


Ambillah cerita dari setiap kitab yang tersebar

dari tumpukan kisah hidup manusia yang bisa

memanggul bumi seisinya menahan sakit sesudahnya

sebelum tuan ingat kami sudah melupakan lelah dan luka


Rimba di mana tuan menjadi pelanduk yang cerdik

menjadi singa penguasa, kami tetap mengirimkan doa

kendati kecerdikan berselingkuh membuat kami terlihat bodoh

kendati kekuatan menusuk sehingga kami lemah dan luka


Tapi usahlah tuan berpaling karena kami menyimpan

selaut air yang bisa mengutuk tuan menjelma makhluk

seperti Malin Kundang ditelan amuk

kami tak akan melakukan,  selaut air tak akan menyelesaikan


Ingatlah segala mimpi berada di bawah kami

pada telapak bercerita tentang surga

pada telapak bercerita tentang bahagia

telapak adalah di bawah dan dipijak


Niscaya langit akan mencurahkan segala bianglala

warna-warni yang akan membuat tuan bersuka

kami akan turun dalam jelmaan bidadari

basuhlah kaki pada ujungnya, sebelum badai menggulung


Ini adalah cerita yang tuan tulis pada syair-syair

simpan pada bilik tak bertabir

biarkan bercerita kepada mereka yang berpikir

agar selalu ingat tak menjadi pandir

Rifan Nazhip

/rifannazhif

TERVERIFIKASI

Kelahiran Kotanopan Sumatera Utara.Menjadi penulis lepas di beberapa koran lokal Palembang dan nasional.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.