HIGHLIGHT PUISI

Puisi | Keluh Rerumputan Kepada Api yang Berkobar

20 May 2017 | 08:51 Diperbarui : 20 May 2017 | 09:14 Dibaca : Komentar : Nilai :
sumber foto: www.artgus-attack.blogspot.com

Wahai api ;
Aku rerumputan malam
Tak pernah dijatuhi bintang

Wahai api ;
Aku rerumputan bersedih
Tak pernah diberi sebesit mentari

Wahai api ;
Aku rerumputan galau
Hanya diberi rindu
Tanpa ada pujaan hati yang mau

Wahai api ;
Akulah rerumputan yang sering beribadah
Tapi kenapa sujudku
Dipandang sia-sia
Oleh ranting kayu yang berjatuhan

Api mendengar dan terdiam
Setelah berkobar di depan rerumputan ;

Tidakkah kau tahu wahai rerumputan
Sebab kasih sayang Tuhan
Begitu panasnya aku
Begitu membaranya aku di depan wajahmu
Tapi Tuhan tetap memberiku kasih sayang
Dari manusia yang menggunakanku untuk memasak sarapan.
Bersabarlah rerumputan
Karena keluhmu sebab kasih sayang Tuhan

Sahyul Padarie

/padarie

TERVERIFIKASI

Pemuda Bugis dan Barista Puisi. selama menjadi kompasianer, puisi-puisinya telah terhimpun dalam buku "Nyanyian Ranting Kayu" (Bogor:Guepedia,2017).
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.