PUISI

Lailatul Qodhar

17 Jun 2017 | 20:36 Diperbarui : 17 Jun 2017 | 20:36 Dibaca : Komentar : Nilai :

Syair ini kutulis dalam serpihan rindu, yang terbungkus dalam doa.

Tuhan, aku rindu pada malam-Mu. Malam seribu bintang yang hanyut menyiram dadaku.

Malam ini, serpihan rindu berusaha ku rajut dengan sujud panjang berbasuh air mata.

Tuhan, aku mencari-Mu dalam gelap malam terbias cahaya bulan.

Akankah malam seribu bintang menjadi milikku?

Malam Lailatul Qadar yg kurindui hingga merembes di setiap pori kulit ku?? Akankah bersama denyut nadiku?

Dalam diam aku bersujud, melucuti semua dosa, nanar dalam pengampunan.

Nafas begitu ringan ketika angin menyatukan raga dalam cinta.

Dan aku terbang bersama doaku ke langit biru.

Tersenyum rebah..... pada sukma

Juni 2017.


Ning Ayu

/ningayu

Ning Ayu alias Taty Rahayu, Pengawas SMP Kabupaten Bogor
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.