MUDA

Puisi | Pro Kontra Ahok, Harapan dan Doa untuk Indonesia

20 May 2017 | 09:48 Diperbarui : 20 May 2017 | 12:12 Dibaca : Komentar : Nilai :

Mereka menangis
Mereka mencaci
Mereka ingin pemimpin
Mereka ingin memenjarakan
Prihatin adalah bunga
Murka adalah penjara

Apa yang salah ?
Apa yang benar ?
Karena agama atau hanya salah bicara ?
Langit kita sama apa yang berbeda ?
Tuhan kita satu atau ada yang lainnya ?

Hanya untuk membela beliau menangis
Hanya untuk sebuah kursi ada yang bisa berbuat sadis
Pepatah mengatakan "hilang satu tumbuh seribu"
Apa benar secepat itu ?
Pandang lah seribu jangan hanya melihat satu

Kita manusia... bukan alat perekam untuk janji-janji para perebut kursi
Kita manusia... pertimbangkanlah dengan hati bukan dengan benci
Kita manusia... ikuti kata hati bukan kerena sesuap nasi
Kita manusia... Dia (pak ahok) pun manusia, lalu apa bedanya ?

Jeruji besi menunggu
Ibu kota ditinggalkan
Satu kesempatan
Apakah sulit kalian berikan ?
Saya seorang islam, saya bisa memaafkan ("seharusnya seperti itu")

Bicara politik sandingkan agama
Pro dan kontra disisinya
Bicara dan lidah berbisah
Tahan jika ingin perubahan
Rubah jika mungkin ada kesempatan

Perdebatan
Pertikaian
Perbedaan
Untuk perubahan
Tolong satukan

Doaku untuk negeriku
Persatukan kami untuk perubahan
Lindungi kami dari dosa pemimpin kami
Arahkan perjuangan tanpa perselisihan
Bersihkan hati kami untuk setiap perbedaan
Bimbing kami untuk setiap kesempatan
Dan tunjukan kami kebenaran untuk setiap kesalahan

Dariku
Untuk kamu
Kepada mereka
Satukan maaf ini
Dan berikan kepadanya

Negeriku
Indonesiaku
Tanah airku
Aku cinta kepadamu

nico marional

/nico89

TERVERIFIKASI

belajar,bertukar pikiran dan berbagi untuk kesiapan menyambut kesempatan
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.