PUISI

Dua Hari Dua Malam

03 Jul 2017 | 12:16 Diperbarui : 03 Jul 2017 | 12:16 Dibaca : Komentar : Nilai :

Saat mata tak mau di pejamkan
Merah laksana biji saga
Perih teteskan air mata
Laksana batang pisang tertusuk panah

Segala rasa tumpah ruah dalam dada
Pikiran melayang entalah kemana
Siang teramat meradang
Malam jiwa menuntunnya bergadang

Sabtu ku bangun jam delapan
Sedari pagi banyaklah garapan
Di rumahku malam minggu penuh teman
Bergadang hingga terdengar suara adzan

Minggu pagi bergegas syawalan
Ke gunung jati laksanakan tahlilan
Agar hidup dalam ke tentraman
Dua puluh empat jam mata tak terpejam

Syawalan berakhir siang
Badan lemas kepala penuh bintang
Banyak hal harus ku pegang
Hingga malam gelap menjelang

Dua hari dua malam
Mataku tak tertidurkan
Banyaklah agenda harus di selesaikan
Rasakan hati penuh kenangan
Jiwanya melayang dalam angan

Thirman Putu Sali

/kvinlsvtm

TERVERIFIKASI

Dalam Diam Aku Menulis http://kavling13.blogspot.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.