DRAMA

Mengumpulkan Pecahan Elemen

18 Feb 2017 | 02:18 Diperbarui : 18 Feb 2017 | 00:49 Dibaca : Komentar : Rating :
sycamore-final-58a736640323bddd3f8c246e.

Untuk menceritkan narasi ini, saya di hasrati oleh 2 sound track dari agust rush, dan while you were pada era produksinya1995. Dan satu instrument filosofis mc. Anderson, beserta kisah yang terpenting dari drama flipped (2010).

Saya tidak meyakini sepenuhnya akan awal dan akhir dari cerita ini. Dan tidak mengandung kepastian kepada diri saya sendiri, apa bila bahan-bahan yang saya dengar dengan nada bervolume 59% tidak pernah ada Untuk memenuhi keinginan saya dalam penulisan ini.

Sangat penting barangkali, bagian-bagian ini untuk saya. Selain menjadi penambah imajinasi, juga menjadi bahan perenungan yang berbeda sama sekali dengan penafsiran saya kepada realitas yang lain. Masalah lain berupa, biasa dan tidaknya, kemungkinannya; saya tidak pernah tahu dengan semua itu. dan yang terpenting untuk pesan ini, adalah nurani seseorang untuk berkata kepada dirinya sendiri. dan menceritakan masalah lain, yang juga tidak sama seperti gambaran terhadap masalah dasar dari teori-teori social yang ada dari sejak dahulu kala sampai berinjak pada era ini.

Bahkan untuk melepaskan bagian pengantar dari tulisan ini, saya merasa membuatnya menjadi berantakan untuk di ukirkan. Hal tersebut masih terjaga dalam bayangan pikiran. Dan akan tetap menjadi ikhtiar penggambaran drama dan akibat-akibatnya. Menyangkut kata social di atas saja sudah membuat saya ber-apologi dengan diri saya sendiri. dan kesimpulannya; tidak apa-apa untuk kali ini.

Juliana, tuan baker sebagai sang ayah, dan tuan Duncan (chet) sebagai kakek dari bryace, yang barangkali memberikan inspirasi besar bagi saya untuk merekam kembali kisah-kisah ini. Tidak ada sama sekali makna improvisasi dari drama ini. Sangat kelihatan realistis, dan pantas untuk di renungkan kembali.

Apa lagi ketika Juliana begitu mendambakan bryace dari pancaran sinar mata dengan senyumannya, kemudian berbicara dengan tuan baker di halaman belakang rumah, yang seketika sang ayah sedang dalam  keadaan melukis, menanyakan bagaimana dengan sifatnya? Tiba-tiba Juliana berkata apa?,dengan sikap agnotisisnya pada dunia baru seperti ini. Sang aya sembari melanjutkan dengan pemahamannya yang memang mengetahui keadaan mental anaknya sendiri mengatakan;. Dengar juliana, lukisan adalah sesuatu yang lebih dari sekedar gabungan bagian-bagian.Lanjutnya; sapi hanyalah seekor sap, padang rumput itu hanyalah padang rumput dengan bunga-bunganya, dan matahari yang menembus pepohonan, hanyalah pancaran cahaya. tetapi jika kau menggabungkan mereka, semuanya, maka kelihatannya akan  menjadi indah.

Juliana tidak mengerti dengan penjelasan dari tuan baker. sampai di mana dia memanjat sebuah pohon sycamore di depan halaman rumahnya. Dan menemukan sendiri arti penting dari makna gabungan elemen-elemen tadi terhadap dirinya sendiri ketika dia berada di pucak batang pohonnya, dan melihat bagaimana Matahari dapat menyinari padang rumput yang berada di unjung pandangnya di sore hari itu.

Pendidikan yang terbawa dengan sendirinya bagi keluarga baker, juga mengilhami tuan Duncan (chet), untuk dekat bersamaan dengan Juliana yang masih menginjakan kaki di kelas 2 SMP. Tak heran sebenarnya bila tuan Duncan (kakek dari bryace) dekat dengan Juliana. Karena Juliana mengingatkannya pada renne, sang istri yang menurut chet sendiri sangat mirip luar dan dalamnya dengan Juliana. Bahkan chet tidak pernah berbicara kepada bryace selama pindah dan tinggal bersama menantunya. 

Sampai setelah dia melihat kisah Juliana di Koran, yang tidak ingin turun dari pohon sycamore, karena dirinya tidak menginginkan pohon terseut di tebang oleh pemilik kintal, dengan alasan akan di bangun rumah disitu. Chet sendiri mengatakan kepada Juliana sewaktu bersama dengannya untuk membersihkan halaman depan rumahnya akibat gossip keluarga byrace dengan tuduhan salmonella.; jika renee masih hidup, sudah pasti dia akan bersama denganmu untuk menghalangi orang menebang pohon tersebut.[1]

Gossip tentang salmonella tersebut tidak akan pernah ada, jika project Juliana terhadap telur dengan mengembangbiakannya menjadi anakan ayam tidak terjadi. Tetapi dari proses dan hasil tersebut menjadikan pekerjaan rumah tersendiri untuknya. selanjutnya pekerjaan tersebut  menghasilkan banyak hasil, kemudian dari penghasilan telur tersebut, Juliana membagikan hasil jerih payah keluarganya ini kepada keluarga byrace dan ny, steuby, pada setiap saat masa tibanya pembuahan telur.

Dan ternyata keluarga dari byrace tidak pernah memakannya, bahkan hasil pemberian Juliana selalu di buang pada tempat sampah. sampai tiba di mana Juliana mengetahuinya ketika hasil pemberiannya yang terakhir kali, di buang oleh byarce ketika Juliana baru saja memberikannya kepada byarce. Dan tertangkapnya byrace, menjadi kekecewaan besar bagi Juliana. Hendak Juliana menanyakan alasan kepada byrace mengenai kejadian itu, tetapi byrace terdiam, layaknya orang yang ketahuan tertangkap basah mencuri. Hanya alasan salmonella, dengan halaman rumah jelek yang di katakana byrace kepada Juliana, sebagai kekhawatiran keluarganya untuk memakan telur-telur tersebut.

Lain halnya dengan ny. Steuby, dan tuan Duncan (chet) yang lebih mengetahui perkara pemeliharaan hewan. Juliana hendak mengatakan kepada byrace, kenapa tidak kau katakana sejak pertama kalinya?dan byrce tak mampu menutup kesalahannya, sebagai seorang yang pengecut.

Sempat kejadian ini menjadi kegelisahan besar bagi Juliana, dan sampai menjadi kekhawatiran bagi ibu dan ayahnya. Ketika menanyakan alasan Juliana untuk membeli bunga dan tanaman rumput menggunakan uang hasil penjualan telurnya kepada ny, steuby.

Nyonya triina (ibu Juliana) melanjutkan dialog dengan pertanyaannya, taka apa-apa katakanlah!.. Dengan tenang dan penuh kesedihan, Juliana mengatakan bahwa telur yang di bagikan kepada keluarga byrce ternyata di buang ke tempat sampah, ny. Triina bertanya kepada anaknya yang penuh kesedihan itu, kenapa demikian?Karena salmonella, byrace mengatakan bahwa halaman rumah kita sangat kotor, dan mereka takut telur tersebut mengandung salmonella.jawab Juliana.

Ny triina menganggap bahwa jawaban dari byrace bukanlah jawaban anak kecil, tetapi hasil diskusi keluarga. Dan benar asumsi dari ny. Triina.

Kejadian ini menjadi masalah terberat bagi Juliana, dengan keluarganya. Karena dari cerita Juliana tersebut membuat ibu dan ayahnya bertengkar lantaran harga diri kelaurag mereka. Sampai berteriak-teriak pada saat cerita tersebut berlangsung di meja makan keluarga mereka.

Dari malam kejadian tersebut ayah dan ibunya masuk bergantian dan meminta maaf atas kejadian malam itu. tuan baker mengatakan kepada anaknya, bahwa itu bukanlah salahmu, kemdian ny. Triina juga demikian, dan permintaan maaf di saat Juliana hendak tidur, di sapaa dengan perkataan terakhir ny. Triina bahwa di dalam keluarga ini engkaulah anugrah besarnya.

Ny. Triina dan tuan baker sebenarnya sangat mencintai satu sama lain, alasannya karena tuan baker adalah orang yang baik dan pekerja keras. Bahkan sang ayah, masih tetap sanggup untuk merawat adiknya di rumah sakit jiwa. Walaupun hidup dengan angka ekonomi yang berkecukupan, keluarga tuan baker sangat bahagia. Juliana sebagai anak perempuan mereka yang selalu memancarkan semangat kehidupan, dan dua anak lelaki dewasa mereka (mark&matt), yang memiliki suara bagus, serta memilki group band, yang sementara melakukan demo pada rekamannya..

Rumah yang mereka tempati bukanlah status kepemilikan pribadi. mereka hanya di berikan izin dari pemilik lain untuk tinggal di tempat tersebut. Alasan itulah yang membuat tuan baker (ayah Juliana) tidak ingin memfasilitasinya. Selain itu, sang ayah menghabiskan sisah penghasilannya untuk merwat adiknya Daniel.

Dalam beberapa drama yang lain, saya tidak pernah berjumpa dengan beberapa makna kehidupan keluarga yang begitu melepaskan sisi individualitasnya. Dan hal ini terlihat dalam keluarga Juliana.

Tuan Duncan sangat terharu dengan cerita dari Juliana sewaktu mulai mengambil hasil tabungan penjualan telurnya untuk membeli rumput, bunga, dan kayu untuk membuat pagar halaman depan rumah.   Dari ceritanya bersama dengan chet, Juliana kembali mendapatkan makna kemanusiaan. Chet mengatakan kepada Juliana bahwa jika engkau melihat orang-orang yang mungkin kau kenali, lihatlah mereka. Apakah mereka memperlihatkan sisi lain mereka, atau mereka hanya biasa-biasa saja.

Sudah tentu perbincangan chet dengan Juliana, bermaksud untuk membuat Juliana lebih dalam untuk melihat makna dari setiap manusia. Dari perbincangannya dengan chet. Perkataan chet sangat mempengaruhi Juliana, hingga ke sekolahnya dia melihta, bahwa dari setiap manusia, memang selalu kelihatan keaslian dari karakter mereka, yang biasa saja dari dulu sampai sekarang.

Penjelasan-penjelasan tuan Duncan seperti ini juga di katakan kepda cucunya(byrce), byrace! beberapa dari kita hanya biasa-biasa saja. ada yang berwarna metalik, ada yang berwarna cerah. tapi suatu saat kau akan menemukan seseorang yang berwarna warni. Dan ketika kau berhasil, tidak ada yang bisa menandinginya.Perkataan ini sebenarnya tertuju kepada Juliana, seorang gadis yang baik, dan memiliki keingin tahuan serta menjadi sensitive terhadap hal-hal yang tidak mendukung nilai-nilai keindahan pada kehidupan

Kisah ini bukanlah soal drama yang romantic, melainkan kedalaman dari sisi pribadi manusia, beserta keterlibatannya dengan dunia luar. Dan dari kisah ini, semakin memperjelas pemahaman saya mengenai sisi yang tersembunyi  dari manusia yang berjuang demi pengetahuan beserta keindahannya. Tak lupa pula, ingin saya katakan bahwa cerita ini tidak sepenuhnya lengkap saya ceritakan. Saya hanya mengabil bagian-bagian yang subntansial dan elementaris.   


[1] Salmonella adalah suatugenusbakterienterobakteriagram-negatif berbentuk tongkat yang menyebabkan tifoid, paratifod, dan penyakit foodborne. Salmonella dinamai dari Daniel Edward Salmon, ahli patologi Amerika. (Wikipedia).

Abdulkyum Nurlette

/kayum

tidak ada orang yang lebih mengetahui diri kita sebaik kita sendiri.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.