PUISI

Senandung Mementang Ujung Perintang

17 Feb 2017 | 13:02 Diperbarui : 17 Feb 2017 | 13:16 Dibaca : Komentar : Nilai :

Kalau ada duit bajalanan pulang

merestu rindu di alam tujuh

makan nasi bercampur mie

aku ingin semua menjadi nyata

petuah rindu menampak syahdu

medan berat menuju Daha Barat

kau teramat cantik bagiku

ingin kembali ke alam

menanam sayur sayuran di pekarangan

juga beternak ayam kampung

ada cabe rawit, bayam, kangkung, seledri, dsb

ingin menikmati lengkeng kembali

menjelajahi Banua sepenuh cinta

senyum manis yang terus mengembang

kalau saja ada waktu dan kesempatan

ingin meliput Pilkada serentak

tak ada waktu untuk menandas arti

sepenuh kuasa merangkai purnama

langkah panjang mengurai beribu canda

senandung mementang ujung perintang

kasih sayang sepanjang jalan

 

Kandangan, 14 Februari 2017

Akhmad Husaini

/husaini.angkinang

TERVERIFIKASI

Tinggal di Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Memiliki impian besar mengelilingi Indonesia, berkat kegiatan menulis.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.