HIGHLIGHT PUISI

Malam Melintang Janji Gemilang

20 Mar 2017 | 10:53 Diperbarui : 20 Mar 2017 | 11:20 Dibaca : Komentar : Nilai :

Kenapa kita selalu jadi pecundang
nyamuk nyamuk malam mengabarkan rindu dendam
mengemas cahaya benderang melintang
sejak ada rasa saling bersamaan
menyibak kesetiaan yang kerap berpaduan
hujan di pagi Senin suasana jadi dingin

Menikam remuk redam suasana menderai
semu cerna prosesi kilah melatah
ragam kepalsuan di depan mata
sandera diri kuasa materi menyemai prestise
berani beda dengan yang lain ini keharusan

Malam melintang janji gemilang
tegas wacana diri menunjang ragam arti
hari esok merekam jejak perdana
kau pilih untuk bersepi diri disini
senarai langkah padu
lelaki yang banyak ambisi ada disini
kelam rasa memadu rincian terkemuka

Mengatur aksara mencumbu
kadang aku merasa ceria sendiri
sesuai perasaan diri yang terus menghamba
melayang jauh merentang haru nestapa
pendam wacana sepenuh arti
mereka memang jago dalam membaca Al Quran

Kandangan, 19 Maret 2017

Akhmad Husaini

/husaini.angkinang

TERVERIFIKASI

Tinggal di Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Memiliki impian besar mengelilingi Indonesia, berkat kegiatan menulis.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.