PUISI

Wajah

20 Mar 2017 | 21:28 Diperbarui : 20 Mar 2017 | 21:54 Dibaca : Komentar : Nilai :
Dokumentasi Pribadi

Lembut selembut seperti Sutra

Angin bertiup tepi daun daun berdansa

Urai rambut menari mengAsa mimpi

Ingin lelap ia malam ini...

 

Dihadapan kepolosan cahaya sudah padam

Imajinasi mencicipi mimpi, sudah disana

Ia tertawa riang ihklas menumpahkan rasa

Selalu ku tersenyum melihatnya...

 

Dihadapan kebisuan telah bergemuru ombak

Mengobrak abrik kebingunganku padanya

Ia sebegitu dingin tak berbahasa kata

Ia telah sandar di lamunan...

 

Kupandangi, kuperhatikan, kunikmati rautnya

Lewat anganku, lewat khayalku lewat senyumku

Betapa indah Rupa putih terdiam tanpa tutur

Hanya hening asing kami kemarin...

 

Tidurlah. Usai kita bercanda hari ini

Terima kasih untuk cerita sore tadi

Itu indah, selalu ku rindu detik-detiknya

Itu indah, dan kaulah itu dan rautmu...

 

H.S Parukitta

/hamkasafri

"Melihat dari Sudut yang Berbeda"
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.