PUISI

Sebab Menulis Cita-citaku

11 Jan 2017 | 22:19 Dibaca : Komentar : Rating :
Ilustrasi: Shutterstock

Menulis cita-cita masa laluku
Pada masa kanak-kanak dulu
Sebab Guru agak memaksa Aku memilih jalan
Menurutku berliku
Makanya Aku anggap kecelakaan

Aku kesulitan menggapai cita
Sebab hidangan sastra tak utuh terkunyah

Aku coba merangkai puisi, namun
Tiba-tiba tinta Penaku kering
Tepat pada kata penghujung baris

Tertatih Aku mencipta sebait puisi, sulit
Bahkan memilih kata melukis kamu: antara cinta atau suka

Sebab, semangatku begitu menggebu
Terpaksa doyan memakan hidangan kata, juga
Hobi menanak-olah kata-kata dalam kepala
Maka, tolong jangan Kau aku Aku tak pernah membelaimu
Sebab, mustahil Harimau Bonbin tak rindu berburu


Puisiku sebelumnya: Matamu Raja, pesona lampu buram, tersiksa di surga

Gayoku

/gayoku

TERVERIFIKASI

-Hobiku menanak kata-kata dalam kepala, Maka, tolong jangan Kau aku Aku tak pernah membelaimu- email : anakgayo91@gmail.com fb : @Wien Dirman Ariga twitter : @dirmann
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.