PUISI

"Kejamnya Si Raja Semut"

20 Mar 2017 | 07:50 Diperbarui : 20 Mar 2017 | 09:03 Dibaca : Komentar : Nilai :
Koleksi Pribadi

Perut buncit berbadan gendut,

Duduk di istana berhias permata

Dikipasi dayang-dayang telanjang

Menunggu setoran prajurit jajahan


Itulah Si Raja Semut,

Sekali perintah prajurit gerah,

Menyebar mencari ke segala arah,

Tak bisa mundur apalagi kabur,

Mencoba lari dihukum kebiri


Sungguh kejam Si Raja semut,

Predator kotor, Kanibal Profesional

Andai prajurit kembali tanpa membawa bubuk roti,

Dia akan dicaci, dimaki, beramai-ramai dikuliti

Dagingnya dimakan tulangnya dibuang


Tak ada ampun tiada maaf,

Prajurit melamun, hatinya pengap

Epa Mustopa

/epamustopa

TERVERIFIKASI

Saya sangat suka menulis. Menulis apa yang saya ingin tulis. Dari tulisan kita bisa lebih meningkatkan kemampuan. Baik kognitif, afektif, emosional dan spiritual
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.