PUISI

Tuhan, Bimbing Langkah Kami

20 Mar 2017 | 06:35 Diperbarui : 20 Mar 2017 | 08:16 Dibaca : Komentar : Nilai :

Ulat ulat grayak bergerak serentak
Hingga lembaran hijau sejarah negri ini
Terhempas, meranggas, terkoyak
Sungguh tragis masa depan anak cucu kami
Di negeri yang kau takdirkan merdeka,
Dengan berkah dan rahmah-Mu Yaa Rahiim

Ya Tuhan kami telah mendzalimi diri kami
Jika Engkau tak ampuni , sungguh kami rugi
Berteriak teriak tentang saktinya demokrasi,
Musyawarah yang Kau gariskan dikangkangi
Mengadopsi pluralisme yang digemborkan
Tetapi menginjak injak kemahaesaan-Mu
Kami jalankan syariat, mereka teror itu SARA
Berpegang pada kitab dan sunah alam amal
Mereka pojokkan kami radikal

Mereka perlakukan kami pendatang haram
Di negeri yang dipejuangkan para syuhada ini
Merasa,paling paham dasar negara kami,
Mereka menghakimi darma bakti kami
Yang dijiwai bintang dari segala sila sila
Ketuhanan yang Maha Esa, tauhid bagi kami
Sebagai pusat penggerak bahtera negeri ini
Adakah yang lebih murni dan konsekuen
Dari konsep tauhid kami dengan sila pertama ?

Kami terus diberondong senjata Dajjal
Seakan kami tidak paham,
Membunuh seorang berarti membunuh manusia keseluruhan.

Sekaligus kami adalah penjunjung persatuan kemanusiaan
Karena kami sadar, memberi kehidupan seseorang

berarti kami hidupkan umat manusis seluruhnya.

Jiwa kami adalah jiwa ihsan, kami bermusyawarah untuk kebaikan bersama,
Bukan dominasi mayorutas sebagaimana esensi demokrasi,

yang banyak yang menguasai,

bagi kami tak munkin keadilan sosial tak terwujud,

sebab kami paham bukanlah orang beriman jika dia pulas tertidur namun tetangganya kelaparan.

Ya Tuhan sungguh kami telah mendzalimi diri
Yang takluk pada para pemburu rente,
Dan sujud pada dewa pertumbuhan

dan penguasa modal hingga ulat ulat grayak
Menyedot kekuatan vital kami.

Wahai pembolak balik hati
Kami menangis, mrnjerit, sesali kedaliman kami
Tetapkab hati kami kembali ke jalan lurus-Mu
Bimbing kami mengarungi bahtera jihad
Para syuhada pendiri negeri ini
Beri kami kekuatan mengayunkan kampak

bagai Ibrahim AS bapak pembangunan kami
Ajari kami hikmah Sulaiman

hingga kami dapat mendengarkan semua keluhan ciptaan-Mu
Lengkapi kami dengan keterampilan Dawud

kami dapat melunakkan seluruh kekerasan.

Dan sempurnakan kami dengan kemuliaan akhlak Nabi Pungkasan

hingga kami menjadi khalifah-Mu yang sempurna,

untuk menciptakan taman tanan surga di zamrud khatulustiwa.

Waj 'alnaa lil muttaqiina imaama. Amin

Darwono Guru Kita

/darwonogurukita

**************************************** \r\n DARWONO, ALUMNI PONDOK PESANTREN BUDI MULIA , FKH UGM, MANTAN AKTIVIS HMI, LEMBAGA DAKWAH KAMPUS JAMA'AH SHALAHUDDIN UGM, KPMDB, KAPPEMAJA dll *****************************************\r\n\r\n\r\n\r\n\r\nPemikiran di www.theholisticleadership.blogspot.com\r\n\r\nJejak aktivitas di youtube.com/doitsoteam. \r\n\r\n\r\n*****************************************\r\n\r\nSaat ini bekerja sebagai Pendidik, Penulis, Motivator/Trainer Nasional dan relawan Pengembangan Masyarakat serta Penggerak Penyembuhan Terpadu dan Cerdas Politik Untuk Indonesia Lebih baik\r\n*****************************************
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.