PUISI

Puisi | Ayah

20 May 2017 | 08:02 Diperbarui : 20 May 2017 | 09:09 Dibaca : Komentar : Nilai :

AYAH...

Aku mengenalnya sebagai pria pertama dalam hidupku

Satu sosok yang aku kagumi sepanjang usiaku

Saat aku menikmati masa kecilku

Cukuplah bagi ku bertemu engkau sesekali saat pagi masih belum begitu merekah,

Dan sesekali pula saat malam sudah mau bergerak ke arah dini hari

Ayah,,,aku baru paham ketika usia ku telah mampu

Memahami seringnya ketidakhadiranmu saat aku dalam aktifitas kanak-kanak ku

Engkau kerahkan tenagamu untuk mencukupkan semua kebutuhan,

Tidak pernah ada kata menyerah bagimu dengan perihal kerja keras...

Andai putaran hari lebih panjang, ku yakin kau lebih memilihnya

AYAH...

Masih dan selalu aku mengingat segala,

Jabatan tanganmu yang tegas, telapak tanganmu yang keras biarpun bisa kuhitung berapa kali ku menyentuhnya dan menciumnya...:-(

Dan sedikit yang kau utarakan tentang apapun

kadang ada yang menyakitkan, kusadari itu bagian dari pengajaranmu sebagai seorang yg harus didengar

AYAH...

Aku anakmu ini, memiliki penyesalan yang akan aku bawa entah sampai kapan

Sesalku saat aku tak bisa menemani detik terakhirmu

Untuk sekedar duduk disampingmu,  menggenggam hangat tanganmu,

Dengan lafazd kalimat thoyibah dalam bisik

Tanya yang selalu jadi misteri, ketika pagi itu aku berpamitan pergi untuk satu tugas, kau lepas aku dengan anggukanmu dan redup tatap matamu

Ada kristal air mata kujumpai di hitam bola matamu

Ayah...ayaah..bodohnya aku

Tak bisa merasa, tak bisa berfikir

Bahwasannya engkau pasti ingin dekat, ingin anaknya ada

AYAH...

Baru beberapa hari lalu, tepat dua tahun pergimu

Aku anakmu ingin bersimpuh luluh tuk sekedar memohon maaf

Untuk bakti yang jauuuhhh dari kata cukup

Untuk kebahagiaan yg belum kuwujudkan

Untuk perihal yang tak buatmu tersenyum

Untuk anak-anakku yang saban hari mengganggu

Untuk seringnya keacuhanku

Untuk kalimat aku menyayangimu yang tak pernah terlontar dari bibirku

Jika permohonanku ini adalah kesia-siaan belaka,

Maka dayaku hanya bertahan dengan doa untukmu

Semoga Rabb menempatkanmu di tempat terbaik disisi-Nya

Kelak aku akan bersaksi, bahwa kau adalah sebaik-baik ayah bagiku

#Aku menyayangimu, ayah...


bluesaphire

/bluesaphire

Terbanglah bersama angin..
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.