HIGHLIGHT HEADLINE PUISI

Puisi | Pemimpi dan Sepatu Sekolah

02 May 2017 | 20:42 Diperbarui : 02 May 2017 | 21:58 Dibaca : Komentar : Nilai :
Ilustrasi/Kompasiana (kfk.kompas.com/aka Kurnia Sanjaya)

Di bujur pagi
Pemimpi terbangun
Sepatunya mengakan sekolah
Oleh pinta guru dan negara

Kaki itu  tiada pinta
Untuk dibaluti tali-tali sepatu
Demi perangkap sekolah
Jalan sepatu, buntu berotak

Otak dibuai mimpi di sepanjang tali sepatu
Jika belajar begini, akan jadi begitu
Bila belajar begitu, akan jadi begini
Indah merekah di mekar mimpi

Telah berapa ribu kilo
Sepatu itu menapak ilmu?
Telah berapa jauh otak itu
Mengelilingi ilmu?

Kedua tanya itu tiada yang tahu!

Anak-anak pemimpi
Merupa anak-anak Abu Nawas
Anak-anak pemimpi didamba bersaingan
Abu Nawas ditunggu terbang ke udara

Anak-anak pemimpi terisak
Aku hendak pintar, tapi tak tahu jalan hendak itu
Abu Nawas di ketenangan dalam timpalan
Paman juga hendak terbang, tapi paman belum mampu

Anak-anak pemimpi dan Abu Nawas
Keluhnya belum jua tiba di ubun guru
Akh...!

-----------------
Makassar-Hardiknas, 2 Mei 2017
@m_armand fiksianer
Powered by Kompasiana

Muhammad Armand

/arsyadrahman

TERVERIFIKASI

and The People Choice at Kompasianival-Jakarta, Sultan Hasanuddin University, Makassar-South Sulawesi-Mandar-Moslem, Planet Kenthir, Fiksianer, Public Health, Anthropology, Health Psychology
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.