PUISI

Perasaan Hati

21 Apr 2017 | 13:42 Diperbarui : 21 Apr 2017 | 13:50 Dibaca : Komentar : Nilai :
  • Kota ini terlalu keras untuk diajak sekedar ngopi, berat unutk bangkit pada cerah pagi, susah untuk bersenda ringan dan lebih mudah untuk nelongso.
  • Jangan banyak pola, orang dulu tak banyak pola. Berpikir apa yang harus dipkir. Cuma tukar pendapat. Saling hormat. Bukan saling otot keluar urat. Bangsa(t)
  • Kelabu, abu abu, putih hitam jadi satu, samar setengah terlihat semu, senyumanmu.
  • Kau hembuskan raga penyejuk raga. Mendinginkan suasa. Penghilang gerah. Aku tak mau kehilanganmu.
  • Kadang sudah siap ingin sampaikan bentuk kata menyapa. Tapi dalam tatap ingin menghindar dan tak ingin melihat. Mungkin tas ungumu kurang besar.

KOMENS

/arjunkomens

TERVERIFIKASI

Komunitas Menulis di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Visi :Mengembangkan wadah Mahasiswa berprestasi di bidang karya tulis dan karangan bebas sesuai bakat yang di milikinya.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.