PUISI

Konserto Impulsif

19 Mar 2017 | 16:53 Diperbarui : 19 Mar 2017 | 17:06 Dibaca : Komentar : Nilai :
dokpri

MASUKLAH ke ruang minor sebelum tiba di jagat mayor
mari lihat betapa mahir musikus mengiring lagu sampai koda
anak panah intuisi melesat dari busur imaji secara teratur

Hiruk mesin bergema dalam petak kamar, lalu berangsur sirna
simfoni mengalun merdu, suara lain pun mental pada pintu
tiap partitur menyimpan segala hakikat makna atas bisik jiwa

Meski ceruk telinga teramat pekak bahkan tuli, teruslah gubah irama
bukankah Beethoven begitu masyhur walau hidup tanpa mendengar?
bila orkestrasi manunggal dengan melodi, madah cinta makin sentosa
Yogyakarta, 09 Maret 2017

Silakan baca sajak saya yang lain: PERPETUASI

Anam Khoirul Anam

/aname_19

TERVERIFIKASI

Pegiat dalam sajak 9 kata di tiap larik, disusun 3 larik dan terdiri atas 3 bait. |Tanpa gubah dan roh, kata-kata hanya menjadi abjad mati.|
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.